Situs ini memiliki dukungan terbatas untuk peramban Anda. Kami sarankan untuk beralih ke Edge, Chrome, Safari, atau Firefox.

Last Punch Round 02 — Up to 50% Off + Buy 1 Get 1 FREE

THE IDEALIST INTERVIEW: Ibnu Herlambang

Persimpangan Ruang: Proses dan Visual

Bekerja di sebuah clothing line di Bandung menjadi fondasi awal bagi Ibnu Herlambang sebelum akhirnya mendalami profesinya saat ini sebagai Visual Artist. Mengawali karier dari posisi Quality Control dan bagian produksi, Lambang perlahan menyelam lebih dalam ke dunia visual dan grafis.

Ketertarikannya terhadap proses kreatif sebenarnya sudah muncul sejak kecil. Saat menemani sang ayah bekerja di industri mesin, Lambang kecil sering meminta dibuatkan gambar mesin atau mobil. Bukan hanya hasil akhirnya, ia juga senang memperhatikan bagaimana gambar tersebut dibuat.

Kebiasaan itu kemudian terbawa ke rumah. Ia mulai sering mencorat-coret halaman belakang buku tulisnya. Jika di luar rumah ia menikmati proses sang ayah bekerja, di rumah justru sosok sang kakak yang secara tidak sengaja memberikan pengaruh terhadap ketertarikannya pada dunia grafis. Ia sering melihat sang kakak membuat sketsa wajahnya sendiri melalui cermin. Momen-momen sederhana tersebut menjadi bagian dari core memory yang kelak membawanya membuka pintu menuju dunia yang kini ia tekuni.

Pengalaman melihat bagaimana sebuah proses visual diciptakan dan kemudian dileburkan ke dalam sebuah produk perlahan menjadi daya tarik tersendiri bagi Lambang. Saat mulai bekerja, keseriusannya terhadap bidang ini bahkan membuatnya rela menyisihkan sebagian penghasilannya untuk berinvestasi pada PC dan tablet.

Vidi kemudian menjadi salah satu sosok penting dalam perjalanan Lambang di kantor. Kepercayaan yang diberikan kepadanya membuka lembaran baru: Lambang mulai meninggalkan peran sebelumnya dan beralih ke bidang grafis visual.

Persimpangan pengalaman tersebut akhirnya membentuk Lambang menjadi seorang visual artist seperti sekarang. Dari clothing line hingga proyek otomotif, brand skateboard, dan band, ia terus mengeksplorasi bagaimana visual dapat menjadi bagian dari berbagai ruang dan medium.

Simak cerita lengkap perjalanan Ibnu Herlambang dalam berproses sebagai visual artist melalui tautan The Idealist di bawah ini.


Tinggalkan komentar

Harap dicatat, komentar harus disetujui sebelum dipublikasikan